Lampu LEDCARA MEMBUAT LAMPU
Lampu LED adalah produk diode pancaran cahaya (LED) yang disusun menjadi sebuah lampu. Lampu LED memiliki usia pakai dan efisiensi listrik beberapa kali lipat lebih balik daripada lampu pijar dan tetap jauh lebih efisien daripadalampu neon, beberapa chip bahkan dapat menghasilkan lebih dari 300 lumen per watt.
Bahan-bahan dan langkah pembuatanya:
rangkaian lampunya

1. Siapkan Bahan
Dalam pembuatan
LED sederhana kita membutuhkan beberapa bahan. Diantaranya : lampu LED,
dioda, kapasitor milar, elco, resistor, solder, tenol/timah, lampu
bekas, tang, pinset, papan PCB, multimeter ohm, tester lampu LED sampai
30 seri, dan yang terakhir bor. MUngkin kalian bertanya-tanya
bagaimanasih bentuk bahan-bahan tersebut? atau apa kegunaannya?. Untuk
itu saya akan menguraikan terlebih dahulu kegunaan dan gambar
bahan-bahan tersebut.
- lampu LED
Tentunya lampu LED ini adalah komponen inti atau tujuan utama kita dalam pembuatan lampu LED
- dioda

adalah jenis komponen pasif yang berfungsi terutama sebagai penyearah.
- kapasitor milar

Kapasitor (Capacitor) atau disebut juga dengan Kondensator (Condensator) adalah Komponen Elektronika Pasif yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara dengan satuan kapasitansinya adalah Farad.
- elco

elco
dalam suatu rangkaian elektronika yaitu di pakai untuk mengetahui nilai
kapasitas sebuah elco didalam satuan uf (mikro farad).
- resistor

Resistor
adalah komponen elekronik dua kutub yang didesain untuk menahan arus
listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya,
nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir.
- solder

Solder adalah alat pemanas untuk memanaskan timah sehingga dapat menempel pada kaki-kaki transitor atau komponen.
- tenol/timah

tenol adalah sebagai media penyambung antara dua buah kaki komponen atau kaki komponen dengan PCB
- lampu bekas

lampu bekas tersebut
di bongkar terlebih dahulu dan lampu yang sudah mati di dalamnya
dibuang kemudian di ganti dengan lampu LED yang kita buat.
- tang

tang disini memudahkan kita untuk memasang komponen-komponen
- pinset

pinset memudahkan kita untuk memasangkan lampu LED ke PCB
- papan PCB

PCB atau printed circuit board yang
artinya adalah papan sirkuit cetak, merupakan sebuah papan tipis yang
terbuat dari sejenis fiber sebagai media isolasinya, yang digunakan
untuk meletakan komponen elektronika, yang di pasang dan di rangkai, di
mana salah satu sisinya dilapisi tembaga untuk menyolder kaki kaki
komponen. PCB atau Printed Circuit Board juga
memiliki jalur-jalur konduktor yang terbuat dari tembaga dan berfungsi
untuk menghubungkan antara satu komponen dengan komponen lainnya.
- multimeter ohm
Multimeter
adalah alat ukur yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik, arus
listrik, dan tahanan (resistansi). Itu adalah pengertian multimeter
secara umum, sedangkan pada perkembangannya multimeter masih
bisa digunakan untuk beberapa fungsi seperti mengukur temperatur,
induktansi, frekuensi, dan sebagainya. Ada juga orang yang menyebut
multimeter dengan sebutan AVO meter, mungkin maksudnya A (ampere),
V(volt), dan O(ohm).
- tester lampu LED

tester lampu led ini untuk menguji apakah keseluruhan lampu yang di pasang di atas PCB itu menyala?.
- bor
kegunaan
bor dalam pembuatan lampu LED ini untuk membuat lubang pada tengah
papan PCB yang berfungsi untuk memasang komponen-komponen.
2. langkah-langkah pembuatan lampu LED
2.
Cairkan tenol di atas papan PCB untuk menaruh lampu LED dibagian
pinggirnya, dengan menggunakan solder. Jika LED mengarah ke arah
positif/negatif, maka lakukan arah yang sama pada LED lainnya.
4. Lakukan berulang-ulang hingga membentuk hati.
5. Lubangi papan PCB bagian-bagian tertentu dengan menggunakan bor.
4. Lakukan berulang-ulang hingga membentuk hati.
7.
Beri tenol pada lubang bagian depan agar komponen tersebut menyambung
dengan papan PCB.Pada saat memberi tenol pastikan
lubang-lubangnya tertutupi, karena jika tidak tetutupi bisa jadi tidak
akan menyala
8. Gunting kawat yang kelebihan dengan menggunakan tang/gunting kuku
9. Lakukan pengecekan lampu LED dengan alat pengecek untuk mengetahui menyala atau tidaknya
10.
Sambungkan lampu bekas (kabelnya) dengan kabel yang sudah disambung
dengan papan PCB yang sudah jadi pada lubang, agar kabel menyambung
dengan kuat gunakan isolasi lalu panaskan
8. Gunting kawat yang kelebihan dengan menggunakan tang/gunting kuku
9. Lakukan pengecekan lampu LED dengan alat pengecek untuk mengetahui menyala atau tidaknya
10. Sambungkan lampu bekas (kabelnya) dengan kabel yang sudah disambung dengan papan PCB yang sudah jadi pada lubang, agar kabel menyambung dengan kuat gunakan isolasi lalu panaskan
12. Lampu LED siap















Tidak ada komentar:
Posting Komentar